Jumat, 12 Agustus 2016

realis

Tidak pernah ingin diriku mencoba menggabungkan diri dalam aliran realis
Sebagai manusia naif tak ingin aku menandingi kesempurnaan Tuhan dalam penciptaan
Terbayang...
Adalah hal yang menakutkan saat seseorang berkomentar bahwasannya lukisanku lebih indah daripada aslinya
oh betapa jahanamnya aku...

Minggu, 10 Juli 2016

si anu kecil suka bermain ( si anunymous )

si anu kecil suka memainkan benang jahit ibunya,dianggapnya itu layang layang,ditarik tariknya sembari berteriak teriak,menyenggol tempat jarum, tumpah ruah, ibu marah

si anu kecil suka memainkan sendok makan dianggapnya itu microphone,ia sedang bernyanyi,berdiri dipanggung,saat makan malam tiba,sendok sendok menyelinap entah kemana,ibu marah

si anu kecil suka memainkan sepeda motor ayahnya yang diparkir didepan rumah,dianggapnya dirinya pembalap,terlalu keasyikan,dibelok belokan setirnya,hilang keseimbangan,jatuh menimpa lantai,wajah duluan,bibir berdarah,ibu marah

si anu kecil suka memainkan korek api,yang disimpan rapat dibuffet perkakas,dianggapnya ia pemadam kebakaran,korek menyala membakar ujung korden,kebakaran,ibu marah

si anu kecil suka memainkan pisau dapur,saat musim hujan,dicarinya kodok diselokan,dibawa kedapur,diatas telenan kayu ibunya dibedahnya perut kodok malang itu,dianggapnya ia dokter ahli bedah,ibu marah

si anu kecil tumbuh dewasa,suka memainkan wanita,dianggapnya mereka boneka dan ia tuan,si wanita menangis meraung raung kesakitan jiwa dan raga,si wanita digeletakkan begitu saja,dijalanan berdebu bertaruh nyawa

ibu wanita marah
ibunya ...hanya tertegun menegang urat leher
menelan ludah yang lama kering
si anu kecil suka bermain
suka bermain
imajinasi yang kelewatan
celaka!

cintai aku benci aku

aku tak bisa memaksa seseorang menyukaiku
aku tak bisa memaksa seseorang untuk membenciku
semua didunia ini oppositas
ada thesis anti thesis
ada pro kontra
ada atas bawah
ada kiri kanan
ada hitam putih
namun ada benar atau salah
itu masih absurd

koneksi satu ritme gerakan dan pikiran si ibu

si ibu mengaduk aduk bubur bayinya dan terhilang dalam pikiran berputar putar tentang mensiasati uang belanja yang menipis

si ibu menyetrika pakaian suaminya dan terhilang dalam pikiran kehidupannya yang mundur maju kemudian mundur lagi

si ibu menggosok gosok abu gosok pantat wajan yang hitam dan kemudian terhilang pikiran dalam kerasnya usahanya untuk menjaga kebaikannya dimata mertua

si ibu sedang ini

si ibu sedang itu

si ibu nampak sibuk

tapi pikirannya dimana?

Minggu, 05 Juni 2016

anak yang terjebak ( penulis :si suami )

Hidup hanya mengejar. kebahagian masa kanak
yang terlewat.
                               
Mari belajar sabar. 
Menjinakan yg meledak2.
Mengendalikan yg menabrak2.
Membersihkan serak tak harap perak.

Hey! anak yg terjebak

Jumat, 03 Juni 2016

tempat ini sederhana

Ku suka duduk disini
hampir setiap hari

tempat ini bukan mall atau cafe mewah dengan kerumunan manusia urban dan asap rokoknya

tempat ini juga bukan tempat destinasi wisata seperti undangan semangkuk gula pada gerombolan semut kehausan hiburan

tempat ini sederhana saja

inilah tempat mataku bebas bercengkerama dengan langit tak berbatas
dari kejauhan gradasi biru pegunungan terlukiskan dengan anggunnya
rerumputan,pepohanan dan bunga bunga liar menari menghiburku
burung burung bernyanyi soprano
angin sejuk mencumbui pipiku

tempat ini tempat dimana aku tak perlu bersikeras berpikir..

hanya merasakan

kukatakan lagi tempat ini sederhana

tempatku dimana

Jangan kira...
aku juga pernah menapakkan kaki didalam bebataan dan bebetonan mewah buatan developer pongah

Jangan kira...
aku juga pernah berdiri diketinggian bersidekap dengan suara cuitan burung diantara pepohonan pinus dan bunga bunga liar

Jangan kira...
aku juga pernah menendang nendang ombak tuk melepas kejengahan hati disuatu sunset disuatu masa

Tapi jangan tanya...

Tempat yang terealistis untukku hanya disini...
diatas kasur langu
mata terpejam
melanglang buana dengan otakku yang waras dan terkadang...gila

Tetapi aku tak keberatan kadang kadang gila
semakin gila
semakin aku bebas bepergian
kemanapun kusuka

Bukankah kau tak perlu bertanya
batasan gila dan waras
Manakah yang lebih riil waras atau gila?
itu semua absurd
sama seperti tempat2 indah yang telah kutapaki itu semua absurd

semuanya....

hasil imajinasiku
hasil jalan jalanku
semuanya berkumpul
menjadi memori absurd diotak

absurd

pepohonan...

aku suka termangu mangu dinaungi pepohonan besar...

pucuk dedaunan yang tak berbatas dengan langit mengajarkanku tentang kebebasan

akar besarnya yang mencengkeram tanah dengan kokoh,tak goyah diterpa badai mengajarkanku tentang kekuatan

dahan dahannya yang bertautan mengajarkanku tentang keperdulian

aku suka mencium aroma pepohonan sama seperti aku suka mencium aroma mawar sehabis dibasuh hujan pagi hari

aroma kehidupan

aroma kedamaian