Senin, 25 Juni 2012

Perempuan cantik yang tak ala kadarnya

Perempuan cantik itu perempuan yang dapat menghargai dirinya sendiri, perempuan yang menjaga perilakunya, tutur katanya, yang masih dalam norma kesopanan, sehingga orang lain pun akan menghargainya.

Perempuan cantik itu perempuan yang tidak mengumbar aurat, yang berpakaian sopan, tidak terlalu terbuka disana- sini, sehingga perempuan ini akan merasa nyaman dengan dirinya,dan dengan demikian orang lain akan merasa nyaman untuk berada bersama perempuan ini.

Perempuan cantik itu perempuan yang sanggup menjadi dirinya sendiri, memiliki statement tertentu yang menjadi ciri khasnya tanpa perlu meniru orang lain,sehingga orang lain akan menganggap ia unik dan menarik.

Perempuan cantik adalah perempuan yang memperlakukan dirinya dengan istimewa, merawat kulitnya dengan baik, menjaga keindahan rambutnya, menjaga kesehatan dan kebersihan seluruh tubuhnya, menjaga kerapian penampilannya, sehingga orang lain pun akan memperlakukannya dengan istimewa.

Perempuan cantik adalah perempuan tangguh, yang tidak mau menyerah begitu saja pada keadaan, yang bahkan tanpa ragu menggunakan seluruh tenaganya, jika memang ia harus demikian, tanpa berpikir mencoba menyamakan kodratnya dengan laki-laki, dengan demikian laki-laki tidak akan menganggapnya remeh.

Perempuan cantik adalah perempuan yang mampu berpikir dengan akal sehatnya dan hati nuraninya, sehingga apa yang keluar dari dirinya adalah hal-hal yang baik, sehingga orang lainpun akan baik kepadanya.

Perempuan cantik adalah perempuan yang menggunakan otaknya dengan maksimal, perempuan cerdas, yang dapat menyerap semua informasi dan hal-hal disekelilingnya dengan seksama, dan dapat mengolahnya didalam otaknya, sehingga menghasilkan suatu karya yang dapat membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya dan manusia disekililingnya.

Perempuan cantik adalah perempuan yang memiliki pengetahuan luas dan selalu ingin tahu akan banyak hal, sehingga setiap orang akan senang berbicara dan mendengarkan perempuan ini, karena perempuan ini tidak hanya melontarkan omong kosong dan hal-hal yang tidak penting dari mulutnya.

Perempuan cantik adalah perempuan yang memiliki kesabaran lebih dan hati yang tangguh sehingga perempuan cantik ini kelak akan siap menjadi seorang ibu dan panutan bagi anak-anaknya.

Perempuan cantik adalah perempuan yang merasa dirinya bukan siapa-siapa dihadapan Tuhan, dan derajatnya dengan manusia lainnya adalah sama, dengan demikian manusia lainnya akan kagum kepada kerendahan hatinya.

Pada akhirnya, perempuan cantik adalah perempuan yang berpikir bahwa ia tak sekedar perempuan, tapi ia adalah sosok yang diberi anugerah yang indah oleh Tuhan, yang harus dijaganya dan ia bangga sebagai perempuan.

Minggu, 24 Juni 2012

Menghibur diri dalam sepi..

Mengapa kesepian seakan bisa membunuhmu
Seperti kesepian membawa belati
Yang siap menusuk jantungmu
membuatmu terkapar saja

Kau hanyalah terperdaya
Dengan stigma kesepian
Kau tak harus terpaksa berada dalam sepi
Bahkan kesepianpun bisa kau cari

Tak taukah kau makna kesepian
Tak taukah kau indahnya kesepian
Suara hatimu bisa kau dengar
Dirimu kan berkeluh kesah seadanya ia

Kau bisa menemukan betapa berartinya dirimu
Menyadari eksistensi kemanusiaanmu
Saat manusia yang lain tak ada
Ada hanya kau dan ruang kosong disekelilingmu

Kau dapat menjadi dirimu sendiri
Tak perlu tersiksa dengan kepura-puraan
Tak perlu berjuang mendapat pengakuan
Tak perlu memajang senyuman buatan

Kau dapat menghitung mundur
Mengenang saat-saat indah dalam hidupmu
Tak ada yang berpikir kau gila
Tersenyum-senyum sendiri dalam diam

Tak perlu bersembunyi dalam ketidaksempurnaan
karena kau telah tersembunyi
Kau dapat menjadi kau dalam kesepian
Tapi tak perlu terus-terusan
Karena kau bisa mati berdiri


Kamis, 21 Juni 2012

23 jam yang sia-sia

Sehari itu 24 jam, jika diandaikan manusia meluangkan waktunya untuk benar-benar berdoa khusuk selama 1 jam, kemudian 23 jam berikutnya berbuat nista,  maka sia-sialah hidupnya, karena 23 jam sisanya itu adalah juga DOA..

Sehari itu 24 jam, jika diandaikan manusia meluangkan waktunya untuk benar-benar berdoa khusuk selama 1 jam, kemudian 23 jam berikutnya menyakiti hati sesamanya manusia,  maka sia-sialah hidupnya, karena 23 jam sisanya itu adalah juga DOA..



Sehari itu 24 jam, jika diandaikan manusia meluangkan waktunya untuk benar-benar berdoa khusuk selama 1 jam, kemudian 23 jam berikutnya manusia merusak alam sekitarnya,  maka sia-sialah hidupnya, karena 23 jam sisanya itu adalah juga DOA..




Tuhan melihat masing-masing kita 24 jam sehari,1440 menit sehari, 86400 detik sehari, bukan hanya melihat doa kita yang khusuk selama 1 jam, tetapi melihat 23 jam berikutnya. Karena hidup bukanlah hanya tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tapi hubungan manusia dengan sesamanya dan alam sekitarnya, juga masuk dalam perkenanan Tuhan..




(adapted )

Selasa, 12 Juni 2012

Surgaku...

Di saat aku tiada kelak
Akupun berharap aku masuk surga
Hanya ku tak tahu pasti
Surga itu seperti apa tepatnya
Karena tak ada seorangpun masuk surga
Kemudian kembali lagi ke dunia
Tuk menceritakannya

Intinya surga itu pasti indah....

Aku tak pernah coba memungkiri
Aku pasti meninggalkan dunia ini kelak
Entah kapan
Entah bagaimana caranya
Tapi yang aku inginkan
Saat aku pergi
Aku ingin menuju surga

Surgaku kan seperti...

Padang rumput menghijau
Dengan beberapa rumput yang meninggi
Bergoyang- goyang lembut ditiup angin
Beberapa pohon besar nan kokoh
Yang menaungi apapun dibawahnya
Membentuk bayang-bayang teduh
Saat matahari bersinar semu

Langit biru bersih
Dengan sebagian kecil mendung
Saat kuingin melamun
Ku kan berbaring di bawah mendung
Saat ku ingin berlari-lari terbawa angin
Ku kan memilih di bawah langit biru
Semuanya dihiasi dengan burung-burung kecil
yang datang dan pergi tak terduga
Semuanya tenang..
Hanya suara angin yang menyapu lembut
Dan sekali-sekali kepakan sayap mereka yang seakan berbisik

Entahlah...
Hanya itu gambaran yang kuinginkan
Tentang surgaku
Aku belum mampu menambahkan
Kemuluk-mulukan lainnya
Tapi kuharap itu cukup sederhana
Jika Tuhan berkenan padaku


Senin, 11 Juni 2012

Tuhan adalah Tuhan, Manusia adalah manusia

Pagi ini membaca status teman di facebook yang benar- benar menggelitikku untuk mengkritik. Teman ini menulis kita manusia harus rajin berdoa agar bisa seperti Tuhan. Setelah saya tanyakan maksudnya seperti Tuhan apa? ternyata teman saya ini menjawab agar manusia bisa memiliki karakter, sifat, perilaku seperti Tuhan yang selalu mengasihi dan menjauhi dosa.

Hal ini benar-benar aneh buat saya, Tuhan jelas Maha Pengasih, tapi tidak ada satu manusiapun yang sanggup mengasihi seperti Tuhan, karena kasih Tuhan terlalu sempurna untuk manusia. Kenapa teman saya ini berpikir Tuhan perlu menjauhi dosa? Tuhan adalah Tuhan, Manusia adalah manusia. Dan posisi Tuhan tidak akan pernah seperti manusia. 

Apakah obsesi seorang manusia yang ingin melakukan kebaikan sebaik-baiknya di dunia agar memiliki karakter seperti Tuhan itu wajar ? Tercengang dengan pemikiran seperti itu, bukankah Tuhan itu Sang Maha Sempurna, kupikir tidak akan pernah ada manusia yang bisa menyerupai Tuhan, tidak sedikitpun. Jika ada manusia yang memiliki jalan pikiran seperti ini, bukannya manusia ini sama saja merendahkan Tuhan? menganggap untuk memiliki karakter seperti Tuhan itu adalah hal yang memungkinkan.

 Jika ditanya gambaran Tuhan dalam benak saya, terlepas dari agama apapun yang saya tahu, menurut saya Tuhan itu hanya satu dan Dia lah yang menciptakan alam semesta dan isinya termasuk manusia, dan Ia memiliki kendali atas kita manusia. Jadi jika boleh membayangkan tentang Tuhan; Ia seperti seorang Raja alam semesta dan kita manusia adalah hamba-hamba- Nya, dan jika di bayangkan hamba tersebut ingin menjadi sama seperti Sang Raja tersebut ; betapa kurang ajarnya manusia tersebut. Menurut saya akan lebih baik jika kita melakukan kebaikan didunia ini bukan karena ingin seperti Tuhan, tapi untuk mendapatkan perkenanan Tuhan, bagaimana kita hidup dengan sebaik-baiknya sehingga Tuhan berkenan. Dan maka kita akan di bebaskan dari siksaan neraka dan hidup kekal selamanya didalam surga.

Manusia - Manusia Penyusur Jalan

Tapak kaki kapalan
Berjalan mondar-mandir diatas aspal panas
Rambut memerah kasar terbakar terik matahari
Wajah kusam bak di coreng-moreng jelaga
Pakaian kumal dicuci debu jalanan
Tubuh kurus melunglai saat kau ditolak

Manusia-manusia yang dikelompokkan terbawah
Dalam strata sosial buatan kaum borjuis
Terus menyanyi sampai serak
Terus menengadahkan tangan dengan mengiba
Terus menodongkan koran setiap pagi
Terus menjajakan panganan kecil

Semuanya wajah penuh harap terbias kaca mobil
Semuanya berjuang hari demi hari
Bukan karena semangat dari jiwa
Tapi karena lapar meraung-raung didalam perut
Sampai kapan pemandangan ini kan berakhir
Masa sampai kiamat?