Diapit dua malaikat kecil setiap malam
Pipi gembil membulat
Mulut mengerucut lucu
Mata terpejam berkedut-kedut dalam mimpi
Berlomba mencari kehangatan
Menyundul-nyundul dibawah lipatan lenganku
Yang satunya kiri,satunya lagi kanan
Meski lenganku seringkali kram dibuatnya
Berada dalam posisi katatonik
Ku merasa bagai induk burung
Anak-anakku berlindung dibawah kepak sayapku
Ahh sayang ku
Ku kan merindukan saat-saat ini
Saat kalian tak lagi kecil
Dan aku hanyalah induk yang ikhlas
Melepaskan kepergian kalian
Mengepakkan sayapmu sendiri
Di dunia yang luas ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar