Jumat, 30 November 2012

Ahmad Wahib ( copas )

" Kita tengadahkan muka ke atas, ke alam bebas dan lepas, dimana perkawinan pendapat bukan pengkhianatan; pertentangan pendapat bukan pengacauan; pembaharuan sikap bukan kejelekan.....kesanalah kita menengadah dimana pendapat-pendapat saling bertentangan, dimana pendapatmu, pendapatnya, dan bahkan pendapatku dimungkinkan bercanda dan bercumbuan dalam saling penghormatan.."


" Bagi kita, teis dan atheis bisa berkumpul. Muslim dan Kristen bisa bercanda. Artis dan atlet bisa bergurau. Kafirin dan Mutaqqin bisa bermesraan. Tapi pluralis dan antipluralis tidak bisa bertemu. "


" Dengan membaca aku melepaskan diri dari kenyataan yaitu kepahitam hidup. Tanpa membaca aku tenggelam sedih. Tapi sebentar lagi akan datang saatnya dimana aku tidak bisa lari lagi dari kenyataan. Kenyataan yang pahit tidak bisa dihindari terus menerus, berhubung dualitas diri yaitu jasmani dan rohani. Sebentar lagi kenyataan akan menangkapku dan aku belum tahu bagaimana saat itu harus kuhadapi. Saat itu adalah saat yang paling pahit. "

" Tuhan aku menghadap pada-Mu bukan hanya di saat-saat aku tak cinta dan tidak mengerti tentang diri-Mu; disaat seolah-olah mau memberontak terhadap kekuasaanmu. Dengan demikin Rabbi, aku berharap cintaku pada-Mu akan pulih kembali. "

" Aku bukan nasionalis, bukan Katolik, bukan sosialis. Aku bukan Buddha, bukan Protestan, bukan westernist. Aku bukan Komunis. Aku bukan Humanis. Mudah-mudahan inilah yang disebut Muslim. Aku ingin orang menilai dan memandangku sebagai suatu kemutlakan ( Absolute entity ) tanpa menghubung-hubungkan dari kelompok mana saya termasuk serta dari aliran apa saya berangkat. Memahami manusia sebagai manusia. "

" Tuhan bisakah aku menerima hukum-Mu tanpa meragukannya terlebih dahulu? karena itu Tuhan maklumilah lebih dulu bila aku masih ragu akan kebenaran hukum-hukum-Mu. Jika Engkau tak suka itu, berilah aku pengertian-pengertian sehingga keraguan itu hilang. Tuhan murkakah Engkau bila aku berbicara dengan hati dan otak yang bebas, hati dan otak sendiri yang Engkau telah berikan kepadaku dengan kemampuan bebasnya sekali? Tuhan aku ingin bertanya kepada Engkau dalam suasana bebas. Aku percaya, Enkau tidak hanya benci pada ucapan-ucapan yang munafik, tapi juga benci pada pikiran-pikiran yang munafik, yaitu pikiran-pikiran yang tidak berani memikirkan yang timbul dalam pikirannya, atau pikiran yang pura-pura tidak tahu akan pikirannya sendiri.."

" Pada saat ini terlihat bahwa seluruh sikap-sikap mental mengalami degradasi di Indonesia, termasuk sikap mental bertanggung jawab. Beberapa orang yang pada mulanya terlihat sangat potent untuk berwatak penuh tanggung jawab, ternyata menjadi pelempar tanggung jawab. Ada suatu bahaya bahwa masyarakat Indonesia akan menjadi society of responsibility shifters. Karena itu dari kalangan anak-anak muda disamping orang-orang tua, harus tampil beberapa orang yang berani melawan arus ini dan menegakkan suatu masyarakat yang bertanggung jawab. "

" Aku tidak mengerti keadaan di Indonesia ini. Ada orang yang sepuluh tahun jadi tukang becak. Tidak meningkat - ningkat. Seorang tukang cukur bercerita bahwa dia sudah dua puluh tahun bekerja sebagai tukang cukur. Penghasilannya hampir tetap saja. Bagaimana ini ? "

Ternyata ini bukan kenyataan

Saat ternyata yang terduduk disampingku hanyalah bayanganku sendiri
Saat ternyata yang bernyanyi hanyalah angin
Ternyata aku terlalu lesu tertunduk gamang

Kesedihan Akut

Saat kau tersakiti, tapi tak ada yang mempercayaimu karena tak ada luka di tubuhmu

Saat kau kira seseorang perduli padamu, tapi ternyata kau tak dianggap pun

Saat kau rasa memiliki cinta, tapi ternyata cinta itu tak ada bahkan untuk memelukmu

Saat kau mencoba untuk hidup wajar dari aib, tapi ternyata orang-orang mencibir dibelakangmu

Saat kau ingin mencurahkan isi hati pada seseorang, tapi tak seorangpun mengerti dirimu

Saat kau hanya bisa menangis sendirian dikamar kosongmu

Itulah kesedihan bagiku

Kamis, 29 November 2012

Kereta Express ; hanya sekelumit dongeng pendek..

Alkisah ada kereta ekspress, kereta ini membawa orang- orang yang sedang sungguh - sungguh sedih, sungguh- sungguh kecewa, sungguh - sungguh marah, intinya semua perasaan negatif yang sungguh - sungguh. Kereta ini akan datang dalam sekejap mata seperti bayangan menembus cerminmu, jika kau tempelkan dahimu di cermin sebanyak tiga kali. Tapi ingat, kereta ini tidak akan datang jika perasaan negatifmu tidak sungguh - sungguh, kereta ini pasti mengetahuinya.

Kereta ini akan membawa orang- orang berperasaan negatif ke tujuan manapun yang mereka mau. Sementara mengangkuti orang - orang tersebut dan menghantarkan mereka ke tujuan yang bisa menghibur mereka, orang - orang ini akan dijamu diatas kereta tersebut. Mereka bisa makan dan minum apapun yang mereka mau. Seringkali, hampir dari semua orang - orang ini akan saling bercerita satu sama lain, mengenai alasan mereka menaiki kereta tersebut. Bagi mereka ternyata hal tersebut jauh lebih baik dibandingkan bercerita dengan orang tua, dengan kekasih, dengan suami, dengan istri, teman, sahabat, bahkan seorang psikolog sekalipun. Ternyata mereka dapat menemukan orang - orang yang sepaham. Orang- orang yang dapat mengerti apa yang mereka rasakan. Terkadang, terkadang sekali ada solusi ditemukan, tetapi seringkali memang tidak ada solusi, meskipun demikian pembicaraan tersebut dapat meringankan hati mereka yang berbeban berat berton - ton. Dan yang terjadi mereka akhirnya tidak berminat lagi untuk pergi ke tempat - tempat yang dapat menghibur mereka. Mereka meminta kereta tersebut mengembalikan mereka ke tempat asal mereka, karena perasaan yang sudah membaik.

Memang tidak semuanya mereka suka bercerita. Mungkin lelah, karena merasa sudah tidak ada lagi yang mempercayainya atau mungkin malu untuk sekedar bercerita. Mereka seringkali memilih diam saja duduk dibagian belakang kereta menunggu tempat yang dituju.

Orang- orang tersebut bisa memilih, ingin ke pantai, ke pegunungan, ke pedesaan, ke rumah nenek, bahkan kamar tidur nyaman yang hangat. Jika mereka sudah merasa lebih baik, mereka hanya menghentakkan kaki ke tanah tiga kali dan kereta itu akan menjemputnya kembali.Oh iya, kereta ini tidak akan membawa orang- orang berperasaan negatif   ke tempat - tempat menghibur yang negatif. Intinya kereta ekspress ini membawa kebaikan.


Kamis, 01 November 2012

le mot juste... (copas)

Ketika ingin menyampaikan sesuatu, ingatlah bahwa hanya ada satu kata benda untuk mengungkapkannya, satu kata kerja untuk menghidupkannya dan satu kata sifat untuk menjelaskannya. Kita harus berupaya menemukan ketiganya dan jangan pernah puas dengan temuan yang nyaris tepat...Jangan cepat gembira semata-mata karena enggan menghadapi kesulitan.