Duduk tercenung diatas bebatuan dingin
Kuambil sehelai daun jatuh di ubun-ubun
Kuamati sembari termenung bertafakur
Diatas telapak tanganku
Ku identifikasi serat-serat halusnya
Klorofil hijau menenangkan sukma
Getah lengket beraroma kehidupan
Hatiku tersentak menangis
Memprotes pemikiran eksistensi
Bagaimana ada manusia yang berdalih Tuhan tak eksis
Sehelai daun inilah barang bukti
Keluarkan barang canggihmu
Kau hanyalah manusia tinggi hati
Buatlah sehelai daun
Apakah kan sama persis?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar