Kata si otak pada hati :
"Aku ada dua, kanan dan kiri, kaupun...
kau bisa patah hati, sedangkan aku mana ada patah otak?
Berhentilah menjadi melankolis
Kau itu kelewat rapuh..
Turuti aku.."
Kata si hati pada otak :
" Tanpaku otak...
kau hanya akan menjadi seperti mesin mekanis
keberadaanmu akan sangat membosankan
kau takkan pernah belajar bagaimana memproses emosi yang super abstrak itu
Menginterpretasikannya..pasti menjadi prestasi bagimu "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar