Minggu, 30 Maret 2014

Bipolar

Tunjukkanlah aku jalan tengah, maka ku kan melenceng ke kiri atau ke kanan..
Paksalah aku untuk memasang ekspresi datar, maka aku hanya bisa cemberut dan tertawa..
Dua kutub positif negatif bermain tarik menarik dengan emosiku yang terbolak balik
Jiwaku bak kaleng besi yang menempel kuat bergantian sisi
Sulit sekali bagiku berada ditengah...

Coretlah kata normal
Hapuslah kata stabil
Aku tak dikategorikan didalamnya
Sedetik aku tertawa
Sedetik aku menangis
Fase mania
Fase depresi
Berganti ganti secepat kilat di langit badai

Mereka melabeliku
Mereka menstigmaku
Sinting..gila...tak waras..skizo...
Karena mereka merasa mereka normal
Karena mereka merasa hidup mereka wajar
Karena mungkin..mereka berusaha tak merasa...

Aku disudutkan
Dianggap terlalu memalukan untuk ditunjukkan..
Aku dipojokkan
Tak diberikan ruang untuk penjelasan..
Aku bahkan ditakuti..seperti virus menular atau anjing yang menggigit..

Hey tahukah kau orang-orang sok normal?
Kau bisa saja jadi sepertiku
Bukan karena aku menular
Tapi karena roda kehidupan
Saat akhirnya kau kehilangan kendali
Terlempar keluar dari roda itu
Tertatih tatih..terluka..tergilas
Kau bisa jadi sepertiku..
Mengapa tak kau ulurkan tanganmu kepadaku?
Bukannya habis-habisan meludahiku


Ps: memperingati hari bipolar disorder sedunia yg jatuh tanggal 30 Maret


Bersuci

Biarkan kesedihan ini...
Biarkan kemarahan ini..
Biarkan kegelisahan ini...
Dosa-dosa masa lalu
Melaju dicelah-celah rumitnya kulitku
Mendaki curamnya urat-urat nadiku
Menuruni pucuk-pucuk tubuhku
Jatuh bergulir
Bersama sejuknya air yang mengalir
Melenyap ke bawah tanah yang kupijak
Saat hambaMu berwudhu
Kuucap bismillah..
Siap menghadapMu..



Jumat, 28 Maret 2014

perempuan yang takut bertanya mengapa...

Alkisah seorang perempuan yang takut bertanya mengapa kepada seseorang. Perempuan muda ini tak mudah percaya terhadap penjelasan yang keluar begitu saja dari mulut seseorang.

Senin, 24 Maret 2014

Pertanyaan yang membuatku menangis...

Pagi ini seseorang bertanya padaku mengenai poligami
Aku katakan poligami adalah bentuk keserakahan
Kukatakan di era saat ini, berbeda dengan jaman nabi..
Nabi terlalu berakhlak mulia..
Seseorang itu kemudian mengatakan padaku jika ini adalah test maka aku tak lulus...
Aku tak layak untuk menjadi istri seseorang karena aku egois..
Aku pun berkata kembali..semua wanita yang kutanyai tidak menyukainya..
Aku pun menyatakan kembali..pendapatku didasarkan pada jaman saat ini..
Kecuali jika aku hidup dijaman nabi..
Bisa jadi jawabanku berbeda,bisa jadi aku menyetujuinya..
Ia berkata bahwa aku bukan sarah yang menyuruh abraham menikahi hajar..
Aku bukan aishah yang pamannya memohon untuk dinikahi nabi..
Memang aku bukan mereka kujawab..
Tapi jika poligami terjadi karena kehendak Allah maka biarkan itu terjadi..
Tetapi rupanya seseorang ini terus saja mengkonfrontasiku meski alasannya tak ingin berdebat..
Yang jelas ia pun berkata ada perempuan lain yang memberikan jawaban yang nyaman mengenai poligami...
Jawaban yang nyaman...
Perempuan yang layak bersanding menjadi istrinya...
Aku tak pantas menjadi istrinya sebagaimanapun aku mencintainya dan menyayanginya...
Karena baginya aku tak bisa menikahinya karena tak mau memberikan jawaban yang menyenangkan mengenai poligami...
Aku tetap bersikeras aku mencintainya..
Tapi nampaknya baginya itu tak cukup..karena aku egois...aku egois karena tak mau dipoligami..
Dan ia lebih memilih wanita lain...

pagi ini...sakit

Biarkan kerusuhan itu memenuhi benakku
Biarkan kekacauan itu mendeyuti nadiku
Tulikan aku dari suara-suara kemarahan ini
Tampar aku
Pukul aku
Aku ingin fisikku sakit
Aku ingin sakitnya mengelabui kesedihanku
Aku benci perasaan ini
Aku benci rasa cinta ini
Cinta yang percuma
Hati yang terpilin
Saat ia tahu dirinya tak terpilih

Sabtu, 22 Maret 2014

Aku sedang berpura-pura

Cemburu dengan langit abu-abu yang bebas melepaskan tangisnya saat murung menggelayut,bahkan tak segan ia memancarkan kilat kemarahan dimatanya dan berteriak menggelegar dengan suara gemuruhnya...

Aku duduk diam disini..
Ditengah manusia-manusia urban yang sibuk memakukan matanya ke layar kotak berwarna yang mereka sebut komputer..
Sementara aku berlumur keresahan tak kasat mata..

Bisakah aku menjadi seperti si langit?

Aku pasti akan dipandang gila..
Padahal aku hanya sedang resah..
Aku harus tetap berpura-pura sampai jam lima tiba..

Untuk seseorang

Saat duniaku jungkir balik...
Pusat gravitasiku adalah kamu

Jumat, 21 Maret 2014

solilokui si lumpur

Kubangga menempel di sepatu usangnya
Mengingatkannya akan arti kerja keras dan kerendahan hati..
Saat aku menemaninya berjualan kerupuk dari pasar ke pasar
Dari rumah ke rumah

Kusebal menempel dihak tinggi sepatunya
Ia selalu ingin tampil sesempurna mungkin
Ia selalu menghapusku tak bersisa
Saat ia menghampiri gedung-gedung mentereng itu..

Kesepian Kesendirian

Kesendirian dan kesepian kukatakan adalah  dua hal yang berbeda..

Kesendirian adalah bentuk pilihan..

Kesepian adalah bentuk keputusasaan..

Juga kukisahkan..
Manusia yang benar-benar hidup sendirian..
Sampai-sampai ia harus belajar bagaimana caranya memeluk dirinya sendiri agar nyaman..
Meninju wajahnya sendiri agar senantiasa sadar..

Kusuka senja


Kusuka senja..
Saat panas mentari meredup
Saat rambutku dibelai angin sore
Saat burung-burung pulang berarak dilangit
Saat cahaya kuning bersemu merah berjuang menerobos pucuk-pucuk daun

Saat adzan maghrib akhirnya dikumandangkan kembali..

Allahuakbar..
Allahuakbar...

Mensyukuri kehidupan
Saat bulan menggantikan matahari
Bumi masih berputar
Kehidupan masih berjalan

Allahuakbar...

Hanya pikiran iseng tentang menghilang dan nomor nomor

Nomor induk karyawan...
Nomor kartu penduduk..
Nomor wajib pajak..
Nomor rumah...
Nomor telepon...
Nomor rekening..
Nomor kendaraan
Nomor...
Nomor...
Nomor...
Sistem identifikasi manusia hanya serangkaian nomor..
Mau menghilang?

Tak punya otak..sebutannya

Si nelayan berlayar ke laut lepas
Cuaca mulai mendung
Layar dikapal kecilnya berkibar-kibar
Si nelayan melihat sekeliling
Nelayan lainnya telah kembali
Ciut nyali mereka tuk berlayar
Si nelayan menguatkan tekad
Aku harus menjaring ikan
Tak ada pesaing
Kan kujaring ikan lebih banyak
Ku butuh pendapatan

Tapi si nelayan mulai termangu
Saat perahunya diterpa gelombang
Saat petir menyambar
" Apa yang telah kulakukan ?"

Terburu Cemburu

Ia terasing...
Menatap nanar padang bunga bermekaran..
Disibaknyalah setiap kelopaknya
Dibaliknya bersembunyi pasangan-pasangan jiwa yang beromansa
Disulutnyalah api...

Tersinggung...

Saat seorang publik figur melakukan kesalahan, seringkali ia akan berdalih dengan mengatakan..
" Saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.."

Sebagai manusia biasa saya merasa tersinggung..

Saat seniman ingin sendiri...

Kutangkupkan jari-jariku menutupi wajahku
Kutarik napasku dalam-dalam
Perlahan ku berjalan menuju ruang batinku
Kututup pintunya rapat
Disini...
Menulislah aku,tuk berkeluh kesah
Melukislah aku,tuk berkeluh resah
Menyanyilah aku,tuk berkeluh kesal
Tak perlu memaksa yang lain tuk mengerti...
Hanya aku dan sukmaku
Bergelut dengan deritaku sendiri
Berpeluh dengan air mataku sendiri
Berpelukan dengan takdirku sendiri
Tak perlu memaksa yang lain tuk ada
Seniman tak butuh kepalsuan...

Sederajat

Marilah kita berbincang mengenai kehidupan..
Kau mendengarkanku
Ku mendengarkanmu
Tak perlu saling mengajari
Tak perlu saling menuding
Kau dan aku darah dan daging
Kau dan aku hanyalah akan menjadi debu tak bernama..

Si hipokampus

Bagian terplastis dari otakku..
Si hipokampus..telah menyerap semua kerusakan
Kerusakan yang diakibatkan stress kronik dari dosis-dosis kecil perasaan negatif..
Harus bisa kukendalikan...

Aku hanya phobia...

Aku phobia terhadap benda -benda yang ditakdirkan untuk berpasang-pasangan oleh penciptanya.
Benda - benda yang diciptakan simetris dengan pasangannya dan tak akan bisa berfungsi tanpa pasangannya..

Aku lebih memilih kau memotong rambutku,jangan kau coba-coba mengguntingnya..
Tanganku jari-jarinya akan gatal jika kau suruh aku mengenakan sarung tangan..
Aku bahkan melubangi setiap ujung kaos kakiku sebelah kanan..kau takkan melihatnya saat aku mengenakannya didalam sepatuku..
Ah sepatuku..kutendang-tendang tanah yang kotor,kuingin mereka bernoda..

Katakan aku sinting...
Kumohon jangan memandangiku
Aku akan memejamkan mataku saat kau menatapku dengan kedua bola matamu yang keduanya serupa berwarna coklat itu..

Aku hanya phobia...hanya...


UMR

Kurasa kata minim dalam UMR itu adalah suatu bentuk pelecehan terselubung kaum kapitalis terhadap pola pemikiran kaum buruh...
Kenapa tak diganti saja dengan upah standar regional? Terdengar lebih menghargai...

Anarchos

Jika menilik kembali tindakan-tindakan anarkis yang terjadi disuatu negara, bahkan institusi yang lebih kecil seperti rumah tangga..atau sebut saja keluarga, maka inilah pemikiran saya..pemikiran yang pas-pasan saja..namun ingin dikeluarkan..

Melihat dari asal katanya anarchos adalah tanpa penguasa..tindakannya adalah anarkis, yang menentang adanya penguasa,akibatnya order menjadi chaos...kacau balau..
Kurasa disebabkan karena tak sepantasnya manusia menguasai manusia lain, karena di mata Allah kita sederajat...sang penguasa hanyalah satu..Sang kuasa ..Allah swt..manusia hanyalah dapat menjadi seorang pemimpin bagi manusia lainnya..bukan penguasa.

Pemimpin memiliki sifat mengayomi,ingin maju bersama-sama, ingin menjadi baik bersama-sama,pemimpin tak selalu merasa dirinya pasti selalu benar..ia bahkan membuka dirinya untuk diintropeksi,pemimpin tak selalu mengandalkan nafsu belaka.
Nafsu dimana ia ingin selalu mengambil dan mengambil...tak ada konsep take and give.

Dunia akan lebih aman nampaknya,jika ada pemimpin-pemimpin,bukan penguasa..pemimpin yang menyadari bahwa ia bukanlah penguasa.


Dicubit...mencubit...

Jika aku meminta kepada Allah untuk dijauhkan dari orang yang mencoba mencubitku...bagaimana jika ternyata orang lainpun meminta doa untuk dijauhkan dari cubitanku?

Dasar manusia..

Rindu

Sudah lama tak mengunjungi makam ibu..
Merindukan ketenangan mencekam saat duduk diatas pusaranya dan memandangi realitas kehidupan disekelilingnya...

Tapi kini ku tahu...tak baik hadistnya jika duduk diatas makam...

Ah ibu...tetap saja aku merindukan tempat peristirahatan terakhirmu..dibawah bunga kamboja..diselipi pepohonan maja..

Persepsi yang ( sempat ) indah..

Saat matahari menyingsing..aku mendengar suara mencicit burung..
Ah...tersisip rasa damai sekejap dihatiku..
Oh tak beberapa lama kemudian,kudengar ayahku berteriak.." Ada tikus terperangkap !!"
Dan terdengar suara mencicit itu lagi..
Oh ternyata...

Garis Kehidupan...

Perlukah menggunakan penggaris untuk menggambarkan ciptaan-Nya ?

Dari mataku semuanys memiliki lekuk...

Bulan sampai ke tulang- tulang daun...

Adakah garis kehidupan yang benar-benar lurus ?