Senin, 24 Maret 2014

Pertanyaan yang membuatku menangis...

Pagi ini seseorang bertanya padaku mengenai poligami
Aku katakan poligami adalah bentuk keserakahan
Kukatakan di era saat ini, berbeda dengan jaman nabi..
Nabi terlalu berakhlak mulia..
Seseorang itu kemudian mengatakan padaku jika ini adalah test maka aku tak lulus...
Aku tak layak untuk menjadi istri seseorang karena aku egois..
Aku pun berkata kembali..semua wanita yang kutanyai tidak menyukainya..
Aku pun menyatakan kembali..pendapatku didasarkan pada jaman saat ini..
Kecuali jika aku hidup dijaman nabi..
Bisa jadi jawabanku berbeda,bisa jadi aku menyetujuinya..
Ia berkata bahwa aku bukan sarah yang menyuruh abraham menikahi hajar..
Aku bukan aishah yang pamannya memohon untuk dinikahi nabi..
Memang aku bukan mereka kujawab..
Tapi jika poligami terjadi karena kehendak Allah maka biarkan itu terjadi..
Tetapi rupanya seseorang ini terus saja mengkonfrontasiku meski alasannya tak ingin berdebat..
Yang jelas ia pun berkata ada perempuan lain yang memberikan jawaban yang nyaman mengenai poligami...
Jawaban yang nyaman...
Perempuan yang layak bersanding menjadi istrinya...
Aku tak pantas menjadi istrinya sebagaimanapun aku mencintainya dan menyayanginya...
Karena baginya aku tak bisa menikahinya karena tak mau memberikan jawaban yang menyenangkan mengenai poligami...
Aku tetap bersikeras aku mencintainya..
Tapi nampaknya baginya itu tak cukup..karena aku egois...aku egois karena tak mau dipoligami..
Dan ia lebih memilih wanita lain...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar