Senin, 26 Maret 2012
Saat Sang Angin Bercerita
Berlari kilat tanpa berpijak
Hingga keujung duniapun kutempuh
Jejak-jejak tanpa tapak ku
Ada disetiap sudut-sudut bumi
Tak ada yang sebebas aku
Janganlah menaruh iri padaku
Bersekutu dengan kupu-kupu bersayap abstrak
Menerobos padang-padang ilalang
Tanpa beban,gravitasi nol
Kubelai duri-duri mawar
Bersenda gurau dengan kemurungan dedaunan kering
Mengusap kulit-kulitmu yang terbakar
Menenangkan jiwa gundah gulana
Tak satupun rahasia tak kudengar
Kadang membuatku menangis,tertawa
Kadang membuatku bergidik ngeri
Suara-suara hening ini saja kutiupkan
Menyerbak wangi aroma kehidupan
Bau busuk aroma kematian
Kuhembuskan kedalam relung-relung hati
Kau tak dapat melihatku
Tapi kau bisa merasakan saat ku ada
Saat kau menganggap Tuhan tak ada
Pikirkanlah keberadaanku...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar