Semuanya hanya bahasa fiktif
Terus tergelincir
Sederet titik - titik tak berisyarat
Tak ada cerita tercipta
Membayang bejana kosong yang terhina
Mengiba-iba pada bungan dikebun depan
Dalam kelelahan bersangka-sangka
Deru napas mencekik ruang batin
Jika hanya ini yang tersisa
Aku akan duduk terlamun
Terseret hilang
Terbawa mesin waktu Sang Khalik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar